Rahasia Kelam Proyek Pasar Pulung Kencana Kabupaten Tubaba Terkuak
Nasional

03 Oktober 2023 |

Rahasia Kelam Proyek Pasar Pulung Kencana Kabupaten Tubaba Terkuak

Lampung - Kabupaten Tulang Bawang Barat telah menjadi sorotan karena kegagalan dalam membayar utang terkait proyek pembangunan Pasar Pulung Kencana kepada PT. Brantas Abipraya. 

Mukmin, Sekretaris BPKAD Tubaba, menjelaskan bahwa alasan kegagalan pembayaran ini adalah karena belum ada surat perintah pembayaran yang dikeluarkan oleh kewenangan anggaran yang berwenang. Ini menciptakan ketidakpastian finansial yang serius terkait kelanjutan proyek ini. 

"Belum ada surat  perintah dari kewenangan anggaran" kata mukmin saat diwawancarai. (03/10/23) 

Namun, ketidak jelasan administrasi juga telah diangkat sebagai masalah oleh Steatmen Rihmi dari Dinas PUPR Tubaba. Rihmi mengklaim bahwa administrasi PT. Brantas Abipraya belum lengkap, yang telah menghambat proses pembayaran. 

Mukmin berharap masalah ini dapat diselesaikan melalui PTUN dan dengan kerjasama PT. Brantas serta Manajemen Konstruksi (MK). 

Proses pinjaman dari PT. Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI dilakukan dalam beberapa tahap dan dana pinjaman telah masuk ke proyek seiring dengan kemajuan proyek tersebut. Namun, tampaknya masih ada kendala administrasi yang menghambat proses pembayaran. 

Mukmin, Sekretaris BPKAD Tubaba, mengungkapkan bahwa pada saat pinjaman ke PT SMI pada tahun 2019, dana masuk dalam beberapa tahap untuk proyek pembangunan Pasar Pulung Kencana. Dia menjelaskan, "Siap bayar saat ada perintah bayar. Kalau belum ada perintah bayar ya kami tidak." 

Mukmin juga berbicara tentang tahapan dalam pengelolaan dana tersebut, mengenai dana PHO (Pembayaran Hasil Pekerjaan) yang tertahan, sedangkan retensi sudah cair.  Mengungkapkan bahwa dia tidak memiliki pengetahuan detail tentang tahapan tersebut. Namun, dia menekankan pentingnya pembayaran sesuai tahapan yang mana akan ditentukan oleh pengelolaan dinas teknis yang berwenang. 

Situasi ini menciptakan ketidak pastian terkait kelanjutan proyek Pasar Pulung Kencana yang penting bagi masyarakat setempat dan ekonomi daerah. Masalah ini semakin rumit dengan laporan tentang dugaan pelanggaran prosedur dalam pembangunan proyek ini, serta ketidak jelasan mengenai pengawasan dan pelaksanaan proyek yang telah menghabiskan dana sebesar 77 miliar Rupiah. 

Pihak berwenang dan masyarakat setempat diharapkan segera melakukan investigasi menyeluruh guna memastikan bahwa proyek ini dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang berlaku dan sesuai dengan regulasi yang ada. Keterlibatan konsultan pengawas dalam proyek konstruksi menjadi kunci untuk memastikan kualitas dan keamanan proyek ini dimasa depan. PT. Brantas Abipraya belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan pelanggaran prosedur dalam proyek Pasar Pulung Kencana ini, sehingga masyarakat setempat dan pemangku kepentingan lainnya menantikan hasil investigasi dan solusi yang tepat untuk mengatasi masalah ini. Kami akan terus memantau perkembangan situasi ini. (Z/Eka P)

Jumlah views : 250
Andalas

Get In Touch

Jln. Lintas Panaragan Jaya No 665 Tulang Bawang Barat Lampung Pos : 34593

085266406365

pt.andalasmediagroup@gmail.com

© Andalas. All Rights Reserved. Design by HTML Codex
Distributed by ThemeWagon